Adit
Aku mengenal Adit ketika bekerja di Trans Studio, tepatnya ketika aku ditugaskan ke Makassar.
Adit merupakan selebritis di Makassar. Di Trans Studio, ia merupakan performer kesayangan, kelas A, papan atas. Paras tampan, akting bagus dan kemampuan menari yang baik menjadikan Adit sebagai bintang.
Sebagai performer, Adit dan rekan-rekan lain di Trans Studio Makassar dituntut untuk bekerja keras. Latihan keras menghapal koreografi dan akting. Kerja ekstra keras dengan keringat membanjir agar pertunjukan belum maksimal. Dari banyaknya performer di Trans Studio, Adit merupakan salah satu yang terbaik. Kemampuannya menangkap apa yang aku mau (dari segi skenario) terwakili dengan baik olehnya. Dan lebih dari itu, ia juga cepat mengerti ketika diajarkan sesuatu hingga proses belajar pun berjalan dengan lebih cepat.
Adit ini makannya banyaaaaaaaaaak banget.
Asli, aku gak ngerti lagi kenapa dia bisa makan sebanyak itu dan badannya tetap bagus, dunia sungguh tidak adil! #drama. Oh, satu kata yang tepat untuk menggambarkan Adit adalah: bersahabat. Adit sangat ramah terhadap siapa saja dan mampu beradaptasi dengan sangat baik, kepribadiannya hangat dan ia pun merupakan teman yang menyenangkan.
Salah seorang teman di Jakarta sempat berniat ‘menjual’ Adit di Jakarta dan mengajak Adit untuk ikut casting, sayangnya karena logat Makassar yang masih terlalu kental, Adit tidak lolos. Mungkin, belum rejeki. Meski begitu, harus aku akui, Adit memiliki paket lengkap untuk bersinar. Kini tinggal menunggu waktu, kapan ia akan berkilau.
Posted on January 12, 2012, in 366 and tagged Aditya Yudha. Bookmark the permalink. Leave a Comment.
Leave a Comment
Comments (0)