Echa
Namanya Aqessa.
Nama yang lucu ya. Lucu sekali namanya. Sampai kini aku beranggapan bahwa Aqessa merupakan salah satu nama lucu yang pernah aku dengar. Cukup panggil Aqessa dengan panggilan Echa dan dia pun akan menoleh.
Sejujurnya, aku lupa kapan pertama kali mengenal Echa. Cha, lo ingat gak kapan pertama kali kita kenal? Dari mana? Friendster atau blog ya? Kalau tidak salah dari blog. Kalau tidak salah aku mengenali Echa dari majalah Kaleidoscope Online ya?
Echa ini dulu memanggilku dengan panggilan ‘Kak Haqi’, sopan sekali memang tapi lama-lama dia menjadi kurang ajar dengan menghilangkan kata Kak dengan memanggilku dengan nama saja *halah*. Lagian rajin amat manggil kakak segala, beda umur juga gak jauh yaa hehe.
Nah, kita pertama kali ketemu kapan Cha? Kalau tidak salah di Gramedia, Pondok Indah Mall 1, ketika acara peluncuran novel Sitta Karina: Putri Hujan dan Ksatria Malam. Betul kan? Pada waktu itu aku melihat Echa yang kurus dan pucat seperti sedang sakit, tapi dengan ceria dia menjawab bahwa ia tidak apa-apa.
Echa ini kurus maksimal.
Entah mengapa sejaka pertama kali bertemu sampai sekarang perubaha ukuran badannya tidak pernah ekstrem. Bandingkan dengan aku yang dulu kurus – gendut – kurus banget – dan sekarang babon. Sekilas tidak terlalu banyak perubahan dari Echa dulu dan Echa sekarang, dari segi fisik tidak terlalu banyak, masih kurus-kurus model gimanaaa gitu *yaa beda di tinggi aja sih ya Cha #plak.
Dari segi fisik memang tidak jauh berubah, tapi dari segi pembawaan Echa berubah. Dulu Echa ini seperti ABG yang malu-malu gitu, innocent berat, tapi lama-lama, seiring dengan sering ketemu ketahuan deh kalau Echa juga suka ngobrol, bahkan Echa pernah membuka topik tentang penjualan pewarna pink untuk puting perempuan dengan brand bernama Dodora yang ia lihat di Facebook. Asli, topik Dodora ini tidak akan pernah aku lupakan!
Echa juga pernah membuat sensasi tersendiri di twitter ketika ia menggunakan tagar #LebaySehari dan seharian ia benar-benar menjadi perempuan lebay. Konyol, dramatis, seru dan bikin ngakak! Di balik muka kalemnya, Echa menyimpan bakat melucu juga ternyata.
Echa ini punya pacar namanya Raka.
Aku tidak terlalu mengenal Raka dan tidak terlalu banyak tau tentang hubungan mereka. Tapi sekilas yang aku lihat, mereka terlihat cocok. Raka yang besar melindungi Echa yang mungil. Dari tulisan Echa di twitter dan di blog pun terbaca bahwa hubungan mereka berjalan menyenangkan. Semoga saja segalanya lancar-lancar hingga jenjang berikutnya ya Cha
Posted on January 11, 2012, in 366 and tagged Aqessa Aninda Oetamadi. Bookmark the permalink. Leave a Comment.
Leave a Comment
Comments (0)