Jemari Haqi

talk slow think fast

Archive for June, 2009

Proses

Posted by jemarihaqi on June 29, 2009

Saya menghargai sekali apa yang disebut dengan proses
Saya mengerti sekali bahwa sesuatu yang terjadi secara instan bukanlah hal yang baik
Saya memahami bahwa proses adalah bagian dari pembelajaran
Saya menyadari sebuah proses akan penuh dengan perjuangan, air mata bahkan hingga tetes-tetes darah
Saya tahu itu. Dan saya berusaha menjalani itu dengan ikhlas.

Tapi terkadang, sebagai manusia, saya seringkali lelah.
Bukan-bukan, saya bukan marah, saya cuma merasa lelah. Hasil karya, perjuangan semalam suntuk, pengejaran impian dan usaha untuk meraihnya terkadang belum mencapai titik maksimal karena begitu banyak halangan yang menghadang, karena masih ada hal-hal yang belum bisa saya capai, karena masih ada harapan-harapan yang belum bisa saya puaskan. Tapi sekali lagi, itulah proses. Keletihan saya juga merupakan bagian dari proses.

Ya begitulah. Jujur, saya sebetulnya tidak tau mau menulis apa.
Hari-hari saya sedang disibukkan dengan pekerjaan. Fisik dan fikiran saya tergerus habis untuk membuat karya. Begitulah.. inilah proses saya menjadi manusia yang lebih baik, untuk menjadi seorang pro.

Posted in Uncategorized | 1 Comment »

Garuda Di Dadaku

Posted by jemarihaqi on June 26, 2009

Pemain : Emir Mahira, Aldo Tansani, Marsha Aruan, Ikranegara, Maudy Koesnaedi, Ari Sihasale, Ramzi
Sutradara : Ifa Isfansyah
Penulis : Salman Aristo
Produser : Shanty Harmayn
Produksi : SBO Films & Mizan Production

Akhirnya!
Saya tau telat banget karena baru nonton GDD sekarang, tapi gimana doong, minggu lalu saya 4x ke bioskop dan keempatnya harus rela gigit jari karena tiketnya sold out terus! Disatu sisi saya kesal karena kehabisan tiket, tapi disisi lain saya juga senang karena film dengan kualitas bagus seperti GDD bisa diapresiasi dengan baik oleh masyarakat Indonesia

1. Cerita film ini saya rasa dekat dengan kehidupan para anak SD kebanyakan, salah satu contohnya sepupu saya yang sama-sama duduk di bangku kelas 6 SD dan juga bermimpi menjadi pemain sepakbola. Salman Aristo, sebagai penulis skenario, mampu menuliskan cerita yang bagus sekali, yang bisa membuat penontonnya terhibur sekaligus terinspirasi. Ini adalah salah satu skenario terbaik yang dibuat Mas Aris, salut!

2. Karakter di film ini kuat banget. Saya suka karakter Bayu, sama seperti saya mencintai karakter Heri dan Kakek. Jangan lupakan karakter Bang Dulloh yang selalu bisa menyegarkan suasana! Dan karakter-karakter ini terbangun dengan sangat baik dan penonton bisa mengikuti perkembangannya lewat cara yang enak.

3. Unsur drama film ini memang sangat kental, tapi tidak terasa membosankan, selipan komedi -yang biasanya terjadi lewat karakter Bang Dulloh- selalu bisa membuat saya menarik bibir dan tersenyum geli.

4. Satu lagi aktor berbakat lahir : Emir Mahira. Doooh nemu dimana sih anak kayak dia? hehe. Aktingnya bagus, permainan bolanya oke, dan dia bisa menghidupkan karakter Bayu dengan maksimal. Chemistrynya dengan semua tokoh terjalin baik, mulai dari Heri, Kakek dan juga Ibu. Cool debut Emir!

5. Ikranegara dan Ramzi juga sukses mencuri perhatian. Karakter Kakek yang disiplin dan cenderung keras bisa dimainkan dengan sangat baik oleh Pak Ikranegara. Dan Ramzi? Sisi komikalnya lewat dialog dan ekspresinya sukses membuat Bang Dulloh menjadi salah satu karakter yang dicintai penontonnya

6. Selain menelurkan Emir Mahira, film ini juga melahirkan Ifa Isfansyah sebagai salah satu sutradara berkualitas. Sebelumnya nama Ifa dikenal lewat film-film pendeknya yang berhasil meraih banyak penghargaan, dan lewat GDD Ifa berhasil membuktikan diri bahwa film panjangnya (saya ramalkan) akan banyak berbicara di berbagai penghargaan. Ditunggu film-film berikutnya!

7. Salut untuk art director film ini! Suka banget dengan setting dan berbagai printilan untuk menunjang kehidupan karakter Bayu, Heri dan Zahra. Saya juga suka banget dengan panorama di kuburan yang dipakai Bayu untuk berlatih sepakbola

8. Soundtrack? 1 kata : maknyoss. Mendengar lagu Garuda di Dadaku dinyanyikan, otomatis -entah kenapa- saya langsung ikut bernyanyi dan ada percikan-percikan semangat di dada. Serius, efek lagunya dahsyat!

9. Menyoal masalah pesan dan isi GDD, saya rasa banyak sekali hal yang bisa didapat lewat film ini. Inspirasi? ada. Semangat nasionalisme? jelas. Kritik sosial? dapet. Persahabatan? he-eh. Kekeluargaan? iya. Pengejaran mimpi? banget. Lengkap deh

10. Keseluruhan, film Garuda Di Dadaku adalah film yang sangat baik. Petualangan Sherina, Denias, King dan Garuda di Dadaku adalah 4 film anak yang patut mendapat apresiasi tinggi

4/5

Posted in Sinema | Tagged: , , , , , , , , , , | 4 Comments »

Omesh!

Posted by jemarihaqi on June 23, 2009

Ada yang request foto-fotonya Omesh pas outing lomo kemarin, ini ada tambahan fotonya Omesh nih :

Posted in Uncategorized | Tagged: | 4 Comments »

KING

Posted by jemarihaqi on June 23, 2009

Pemain : Rangga Raditya, Lucky Martin, Mamiek Prakoso, Surya Saputra, Ario Wahab, Wulan Guritno, Valerie Thomas, Asrul Dahlan
Sutradara : Ari Sihasale
Penulis : Dirmawan Hatta
Produksi : Alenia Pictures

Lagi, Indonesia disuguhi cerita mengenai pengejaran mimpi seorang anak. Denias -yang sangat mengagumkan itu-, Garuda Di Dadaku -yang belum juga saya tonton karena tiketnya yang selalu sold out- dan kini ada King, sebuah film berlatar belakang kehidupan seorang anak bernama Guntur yang ingin menjadi pebulutangkis handal seperti Liem Swi King.

1. Cerita film ini bagus banget, dan peramu cerita awal di film ini -kalo gak salah Mas Ale dan Mbak Nia- memasukkan beberapa kehidupan Liem Swi King di film ini, termasuk memakai nama Guntur dan wujud karakter Bapak yang disiplin dan galak

2. Saya suka sekali bagaimana porsi film ini dibagi. Cerita Guntur dengan sang Bapak -yang sukses membuat saya menangis karena terharu-, persahabatan Guntur dengan Raden, usaha Guntur untuk mengejar mimpinya, kesemua itu diceritakan dengan porsi yang pas, dituturkan dengan cara yang enak dan pada akhirnya menemukan muara yang sangat menyenangkan

3. Di awal film cerita film ini memang sedikit berjalan lamban dan beberapa bagian ada yang memakai simbol-simbol gambar. Tapi pada akhirnya awal film -sekitar 20 menit pertama- yang terasa datar berhasil ditutup dengan perjalanan cerita yang menarik kok!

4. Akting Rangga Raditya sebagai Guntur patut diacungi jempol, kepolosan dan bagaimana ia berbicara disampaikan dengan baik. Chemistrynya dengan Lucky Martin (Raden) juga terlihat nyambung dan pas. Begitupula dengan ikatan emosional Guntur dengan Bapaknya, Rangga berhasil membuat saya terpukau dengan aktingnya yang bisa klop dengan Mamiek Prakoso. Rangga Raditya bisa saja menjadi the next Albert Fakdawer -Denias- atau anak-anak Laskar Pelangi

5. Mamiek Prakoso bagus banget aktingnya! Gak nyangka Mas Mamiek yang biasa komikal bisa berubah menjadi sangat serius dan berakting dengan sangat baik di film ini. Salah satu pendukung yang berhasil menunjukkan akting prima di sini adalah Mas Mamiek -beserta Asrul Dahlan yang juga menunjukkan penampilan yang mengesankan.

6. Debut penyutradaraan Ari Sihasale ini patut diacungi jempol! Suami Nia Zulkarnaen ini bisa menyajikan gambar-gambar yang indah, sudut pengambilan gambar yang enak dilihat dan menyajikan keseluruhan film King dengan baik banget. Debut yang menjanjikan, Mas Ale!

7. Mengacu pada poin nomer 6, sinematografi film ini memang dahsyat sekali! Mata kita akan disuguhi hamparan pemandangan yang sangat-sangat indah. Ingat Denias? Naaah di sini kalian akan menemukan gambar-gambar indah seperti yang ada di film itu. Hamparan pepohonan, kijang-kijang yang berlarian, pemandangan kawah dan gunung, kesemuanya membuat mata terpuaskan

8. Soundtrack film yang dinyanyikan Ipang -bekerjasama dengan Ridho Slank- asik abis nih! Nyanyiannya simpel, enak didengar dan sekaligus dapat membangkitkan semangat nasionalisme

9. Banyak pesan moral yang ingin disampaikan film ini dan menurut saya KING berhasil menyampaikannya dengan cara yang enak. Saya senang sekali dengan film-film positif seperti ini, film yang bisa membangkitkan penontonnya untuk terus bermimpi dan meraih mimpinya tersebut. Hebat!

10. Secara keseluruhan, KING adalah film yang bagus. Kamu suka Denias? Kalau kamu suka, kemungkinan besar kamu juga akan menyukai King. Wajib tonton!

4/5

Posted in Sinema | Tagged: , , , , , , , , , , | 7 Comments »

Pictures

Posted by jemarihaqi on June 23, 2009

Hari Minggu kemarin saya karaoke di Happy Song PIM dan menemukan lagu-lagu Maissy. Maaf ya Meees, gue gak bisa berenti ngakak ngeliat betapa lucunya elo dulu hehehe :p

Hari Senin kemarin saya datang ke press screening film KING dan bertemu lagi dengan Mbak Wulan Guritno. Heiii Mbak WG, sukses buat filmnya ya Mbaaaak!

Posted in Uncategorized | Tagged: , , , , | 1 Comment »

Action!

Posted by jemarihaqi on June 20, 2009

Hello!
Hari ini saya ikut serta di outing lomo film Heartbreak.com. Jadi ceritanya hari ini ada pengambilan foto untuk properti di dalam film, jadilah beberapa kru + talent film ini meluncur ke kawasan Kota Tua untuk foto-foto dari pagi sampai sore! Pemotretannya berlangsung seru -walau harus berpanas-panasan karena kita ngejar matahari (fyi : pemotretan dimulai tepat jam 12 siang, grrr panasnya beneran deh bikin kulit sakit hehe). Foto-fotonya sih asik yaa, karena kan fotografernya (Mas Hadi) emang udah profesional, dan para talentnya juga sangat kooperatif, jadi kerjanya juga enak. Ini foto-foto yang saya ambil dengan kamera digital punya kantor, mungkin ada yang berminat melihat hehe

Raihaanun Nabila (Nayla) & Richa Novisha (Raya)

Ananda Omesh (Wawan)

Ramon Tungka (Agus), Raihaanun Nabila (Nayla),  Richa Novisha (Raya), Ananda Omesh (Wawan)

Ramon Tungka & Ananda Omesh (Wawan)

Dua Gadis Manis + Dua Pria Gila

Saya dan Raihaanun ;p

Riza, Tasya, Haqi, Putri

Raihaanun Nabila (Nayla) & Ramon Tungka (Agus)

Richa Novisha (Raya) & Ananda Omesh (Wawan)

Action!

Posted in Pekerjaan, Sinema | Tagged: , , , , , , | 3 Comments »

Trailer Macabre

Posted by jemarihaqi on June 20, 2009

Belom lihat trailer Macabre? Silahkan diklik aja video di atas, kalo suka mohon bersabar karena kemungkinan besar filmnya baru akan tayang Oktober tahun ini :)

Posted in Sinema | Tagged: | Leave a Comment »

2 Film

Posted by jemarihaqi on June 19, 2009

Kemarin sempat menonton dua film ini ditengah gempuran dedline sinopsis. Menonton saat tengah malam, berusaha menghalau kantuk dengan menyuguhkan sebuah tontonan untuk mata, beruntung dua film ini enak untuk dinikmati dan berhasil membuat kantuk saya tertunda.

The Cake Eaters
Kristen Stewart & Aaron Stanford

Sebuah film dengan cerita sederhana yang enak untuk diikuti. Dari segi cerita film ini memang tergolong sederhana banget -kalo gak mau dibilang biasa aja dan cenderung datar. Tapi beruntung pengemasan film ini tidak sesederhana ceritanya. Saya suka akting Kristen Stewart dan chemistrynya dengan Aaron Stanford yang terjalin manis. Sinematografi film ini ciamik, beberapa dialognya juga berhasil mencuri perhatian.

2.5/5

Hallam Foe
Jamie Bell & Sophia Myles

Saya suka film ini. Cerita sederhana tapi dituturkan dengan cara yang asik, yang membuat saya betah mengikuti jalinan ceritanya. Karakter Hallam juga seru, sebagai tokoh sentral film ini karakter Hallam boleh dibilang cukup kuat dan beruntung bisa dimainkan dengan pas oleh Jamie Bell. Satu kelebihan film ini yang sangat menonjol adalah soundtracknya yang sangat easy listening. Opening title yang dikemas dalam bentuk animasi juga menjadi sebuah hiburan tersendiri. Menarik!

3.5/5

Kristen Stewart

Posted in Sinema | Tagged: , , , , | 1 Comment »

Manis dan Romantis?

Posted by jemarihaqi on June 15, 2009

1

Makasih untuk Kristen Stewart dan Robert Pattinson yang malam-malam bisa membuat saya sedikit tertawa dengan foto ini. Fotonya konyol abis, tapi juga terlihat manis dan romantis (manis dan romantis? tai -maaf belakangan ini saya emang lagi seneng banget ngomong tai)

Posted in Uncategorized | Tagged: , | 4 Comments »

Macabre

Posted by jemarihaqi on June 15, 2009

Di Macabre, Dara akan kembali…

Posted in Sinema | Tagged: , , | 1 Comment »

Topeng

Posted by jemarihaqi on June 15, 2009

Kamu punya topeng, tidak?
Aku punya satu. Sebuah topeng kebahagiaan yang senantiasa aku pakai. Sebuah topeng yang biasa dipakai tiap kali rasa sedih datang. Tiap kali berbagai masalah menghimpit dan membuatku muram, kesemua itu aku sembunyikan dengan si topeng andalan, topeng kebahagiaan yang merupakan satu benda kesayangan.

Munafik? Pembohong? Tukang tipu?
Ah persetan dengan predikat. Yang penting aku berusaha menyembunyikan duka hingga bisa tampil memikat. Memamerkan tawa ceria, menampilkan kebahagiaan tiada tara dan membungkus diri dengan tampilan seolah diriku baik-baik saja. Aku pintar berpura-pura. Aku ahli memainkan rupa. Aku jago mengubah tampilan muka. Bahkan mungkin aku layak disebut aktor sekaliber peraih Citra.

Aku menyayangi si Topeng
Aku tidak bisa hidup tanpa Topeng terkasihku itu. Kamu tau, topeng itu ibarat oksigen. Topeng itu kebutuhan primer, sama seperti nasi, sama seperti kebahagiaan, sama seperti uang, sama seperti cinta, sama seperti nafsu, sama seperti internet, sama seperti sahabat, sama seperti aneka macam hal penting lainnya.

Apa kamu bisa melihat topengku? Apa kamu tau rupa topengku seperti apa? Mungkin kamu tau. Mungkin juga tidak. Aku harap kamu senang dengan tampilan topengku. Aku tidak mau tampil telanjang tanpa topeng itu. Aku tidak mau kamu melihatku sebagai sosok menyedihkan yang penuh luka.

Biarlah topeng itu terus ada..
Barlah aku terus tertawa .. dalam duka.

Foto dipinjam dari sini

Posted in Kehidupan | 3 Comments »

Mati

Posted by jemarihaqi on June 12, 2009

Kamu tahu, mengapa aku emoh berharap terlalu banyak?
Kamu tahu, mengapa aku enggan menggantungkan harapanku ke kamu?
Kamu tahu, mengapa aku menahan diri untuk tidak jatuh ke pelukanmu?
Kamu tahu, mengapa aku mencoba melepasmu?
Kamu harus tahu, bahwa aku belajar satu hal dari kamu
Aku cukup belajar satu hal bahwa : harapan yang terlalu tinggi membuatku mati

Foto dipinjam dari sini

Posted in cinta | 4 Comments »