Archive for February 2009
Birthday Boy
Hari ini tepat berumur SEMBILAN BELAS tahun
Ya Allah, jadikanlah aku manusia yang lebih baik
Ya Allah, jadikanlah aku manusia yang pandai bersyukur
Ya Allah, jadikanlah aku hambaMu yang bisa bertakwa
Ya Allah, jadikanlah aku manusia yang teguh dan kokoh
Ya Allah, peliharalah aku
Ya Allah, berikanlah kehidupan yang sebaik-baiknya untuk aku di dunia dan juga di akhirat
Ya Allah, bantulah aku agar aku bisa meraih semua mimpiku
Ya Allah, jadikanlah aku anak yang baik dan berbakti kepada kedua orangtuaku
Ya Allah, jadikanlah aku manusia yang lebih berguna dan bisa membantu untuk sesamanya
Ya Allah, kabulkanlah doaku
Menuju Sembilan Belas

Besok umur saya berubah, dari angka delapan belas menjadi sembilan belas
Tidak seperti tahun-tahun sebelumnya, kali ini saya tidak terlalu heboh tatkala melihat tanggal 27 Februari di kalender. Saya tidak lagi repot membuat daftar doa. Saya tidak lagi repot mempersiapkan uang untuk makan-makan bersama sahabat. Saya tidak lagi asik memikirkan seperti apa kehidupan saya di umur yang baru nantinya. Tidak seperti itu. Yang saya rasakan cuma satu ; biasa.
Oh bukan, bukan berarti momen bertambah usia menjadi tidak lagi spesial
Dan bukan juga karena saya tidak bersyukur besok (insya Allah) masih diberi kesempatan hidup dan menginjak angka 19. Saya cuma merasa semarak ulang tahun bukan lagi milik saya. Saya merasa euphoria kehebohan ulang tahun bukan lagi untuk saya. Saya merasa sudah selesai masa-masa seperti itu. Saya merasa diri saya berubah, entah lebih baik atau tidak, dalam menyikapi pergantian umur.
Bukan lagi dengan mikirin mau makan-makan di resto mana
Bukan lagi dengan sibuk nulis serentetan keinginan dan resolusi
Bukan lagi dengan terlalu sibuk berangan-angan tentang apa yang terjadi selanjutnya
Saya mencoba untuk realistis
Ya, saya tetaplah pemimpi nomer satu. Kegiatan favorit saya -dan sebagai penulis harus saya lakukan tiap saat- adalah berimajinasi. Tapi sekarang saya bisa menakar impian-impian dan berbagai khayalan saya. Saya semakin bisa mengerti kapasitas saya. Saya tau batas saya dan itu tidaklah memenjarakan saya atau menghambat ruang gerak saya.
Realistis membuat saya menjadi lebih realistis -apaan sih bahasanya haha-
Saya tidak mau jatuh terlalu jauh. Saya tidak mau terbang dengan ekspektasi yang berlebihan. Saya tidak mau melayang dengan obsesi yang menggunung. Saya cuma mau memiliki mimpi, mengejarnya semampu saya, dan mengaturnya agar tetap bisa berada dalam jalur, tidak melenceng kemana-mana, tidak pergi ke atas, ke bawah, ke kanan atau ke kiri. Saya cuma mau jalan saya jelas, lurus ke depan dan meraih target yang ada di sana.
Umur delapan belas adalah umur dimana saya jatuh berkali-kali
Merasakan sakit, kecewa, marah, pedih dan aneka macam perasaan buruk lainnya. Dan saya tidak mau mengulang itu semua. Cukup. Bagi saya sudah cukup segala macam rasa itu. Saya mau mengisi umur sembilan belas dengan aneka macam rasa yang nikmat, yang manis, yang bisa membuat saya terus tertawa dalam perjalanan saya meraih mimpi saya.
Saya masih bingung akan memanjatkan doa seperti apa
Doa-doa tahun lalu dipenuhi dengan permintaan lulus UN, bisa masuk universitas bagus, bisa selesaikan novel dan keinginan-keinginan lainnya. Doa tahun ini? Entahlah, saya bingung. Yang terbersit di fikiran saya cuma satu ; saya diberi keteguhan hati. Sembilan belas adalah tingkat terakhir saya di jenjang belasan, dan saya ingin menutupnya dengan sesuatu yang manis
Saya yakin, sembilan belas akan menjadi perjalanan yang indah.
Sembilan Belas, beberapa jam lagi kita akan bertemu
Foto dipinjam dari sini
Eternal Sunshine Of The Spotless Mind

Film yang indah. Wajib tonton!
4.75/5
Ikutan Yuk!
Buat kamu yang merasa :
Yuk ikutan di proyek majalah online yang sedang saya godok konsepnya dan rencananya akan terbit perdana di pertengahan tahun ini!
Majalah ini akan berbeda dengan Ragazzonline karena kali ini akan mulai digarap secara profesional dan lebih terarah. Majalah online yang rencananya akan diberi nama ‘ABJAD’ ini ditujukan untuk kamu remaja SMA hingga para mahasiswa yang dinamis, up to date tapi tetap berbudaya
Tenang, ABJAD bukan majalah yang segmented, majalah ini akan dikemas dengan gaya unisex yang bisa dinikmati siapa saja!
ABJAD adalah proyek idealis saya
Dan saya membutuhkan orang-orang hebat untuk ikut terlibat di proyek ini. Jadi bagi kamu yang berminat, silahkan kirimkan konsep ABJAD versi kamu via komen di sini, atau bisa juga melalui Facebook, atau bisa kirim e-mail ke jemarihaqi@yahoo.com
Satu petunjuk tentang Abjad : majalah ini ingin memberi ‘nafas’ baru tentang BUDAYA dan CINTA INDONESIA dalam cara yang lebih mudah dicerna
Yukyuk yang mau ikutan kabari saya yaa.
Untuk pengiriman konsep ditunggu sampai tanggal 7 Maret 2009. Terimakasih.
Assalammualaikum!
Hai teman-teman semua ![]()
Apa kabar? Sekarang sudah gak sesering dulu menulis di blog nih, untuk blog walking waktunya juga sudah sedikit berkurang karena memang sedang cukup disibukkan dengan berbagai kegiatan.
Apa sih yang bikin saya sibuk?
Ya sebenarnya sih masih sama aja kayak kemarin-kemarin. Sama ajalah kegiatannnya, begitu-begitu aja, tapi sekarang memang sedikit lebih menyita waktu, makanya beberapa urusan yang seharusnya diselesaikan malah sedikit terlupakan dan di-skip dulu.
Eh yaa, sekarang saya sudah JAGO ADU DORONG di kereta api ![]()
Kalo beberapa minggu lalu masih bego dan pasrah didorong-dorong ampe mabok, sekarang sih saya sudah lebih jago menahan diri dan (bahkan) ikutan heboh mendorong orang yang mendorong saya hihi. Ternyata yaa memang seperti itulah ‘gaya hidup’ orang-orang di kereta api, siapa yang jago mendorong itu yang bertahan dan siapa yang pasrah yaa siap-siap aja mati muda. Dan berhubung saya gak mau mati muda, maka itu saya semakin rajin membekali diri saya dengan berbagai ilmu untuk menghalau berbagai dorongan dan rintangan yang datang
Apalagi ya?
Gak ada cerita lagi sih, beneran saya lagi mati ide
Untuk nulis apalagi aja saya bingung. Sedang tidak terlalu mood untuk bercerita.
Revolutionary Road
Pemain : Kate Winslet, Leonardo Dicaprio, Kathy Bates, Michael Shannon
Sutradara : Sam Mendes
Penulis Skenario : Jusin Haythe
Produser : David M Thompson
Produksi : Paramount Pictures, BBC Films
Hasil Akhir :
Cocok untuk kamu yang menyukai film drama. Dan bagi penggemar Leonardo Dicaprio dan (tentunya) Kate Winslet, film ini jangan sampai dilewatkan.
Sejuta Keinginan
Saat ini saya lagi banyak mau. Sumpah ya, banyak banget hal yang saya mau! Saya sendiri bingung kenapa belakangan ini jadi banyak banget kemauannya. Kenapa ya? Kenapa jadi banyak mau? Kenapa jadi mau banyak? Hadoh
MAU INI :
MAU INI JUGA
Valentine
Cuma mau ngasih tau, kalo kebetulan ke toko buku atau lewat tukang majalah, coba deh beli Majalah Hai minggu ini yang edisi khusus Valentine dan memasang si cantik Arumi Bachsin sebagai covernya, di majalah ciamik itu ada cerpen saya yang kebetulan judulnya juga Valentine
Kalo ada yang udah beli dan sudah baca, boleh doong komennya hihi
The Curious Case Of Benjamin Button
Kenapa kamu harus menonton film ini?
- Film ini masuk nominasi Academy Awards 2009
- Ceritanya unik dan digarap dengan sangat baik
- Dialognya nendang! Banyak sisipan kalimat-kalimat yang bagus dan inspiring
- Penceritaannya enak untuk diikuti walaupun durasi filmnya termasuk panjang
- Brad Pitt kembali berakting maksimal dengan pesonanya yang ‘makin tua makin jadi’ itu
- Cate Blanchett cantik banget! Kemampuan aktingnya gak perlu diragukan lagi kan?
- Setting, sinematografi dan tata artistiknya jempolan
- Chemistry antara Pitt dengan Blanchett terjalin dengan sangat pas
- Ceritanya menyentuh sekali. Di beberapa bagian benar-benar terasa jlep! menohok banget
- Sisi komedi di film ini juga oke, dengan penempatan yang sesuai dan tidak berlebihan
- Karakter di film ini matang dan konsisten, lihatlah betapa karakter Benjamin dan Daisy tetap konstan sampai akhir cerita
- Untuk yang menyukai cerita-cerita cinta yang menyentuh, film ini pas sekali untukmu!
Sebenarnya sih masih banyak sekali alasan lainnya
Intinya, film ini memang bagus banget! Aaaaahjadi pengen nonton lagi!
Ada
Ah ya, akhir-akhir ini saya memang tidak rutin menulis. Selain di kantor memang belum ada jaringan internetnya, hari-hari kemarin cukup disibukkan dengan berbagai hal yang sebenarnya gak banyak-banyak banget tapi cukup bikin repot -alah bahasanya sok dibikin rumit hehe.
Saya tetap ada di sini
Saya tetap berangkat ke kantor tiap hari dan menumpang kereta api
Saya tetap berusaha mencari tempat ‘pelacuran’ disana-sini
Saya tetap sedang mengembangkan potensi diri
Saya sedang memulai menulis sinopsis untuk film televisi
Saya juga mencoba untuk menyelesaikan proyek hari jadi
Saya masih tetap berlari dan mengejar mimpi
Ya intinya saya masih tetap begini
Saya masih ada, dan tidak akan pergi
Oh ya
Saya sedang mencoba untuk realistis
Saya mau mencoba menahan segala macam ekspektasi berlebih
Saya mau lebih tau diri dan tidak memaksakan diri
Sakit loh rasanya kalo kita sudah memiliki impian dan harapan yang membumbung tinggi tapi tiba-tiba harapan itu runtuh begitu saja tanpa pernah menjadi pasti
Saya gak mau lagi merasakan sakit seperti itu, gak enak banget loh rasanya, sakitnya naudzubilahmindzalik banget, lebih pedih dari sakit hati -lebay
Pada intinya satu : saya masih ada di sini, terus berlari dan menurunkan kadar ekspektasi
Diandra [Glam Malaysia]

Cantik banget banget ya?
Subhanallah! Terimakasih teramat banyak untuk Chenel yang sudah beli, trus discan dan dikirim ke e-mail saya. Chenel makasih banyak banyak yaaaaaaaaa
Masih Ada -Ello
Sekarang lagi suka lagu ini
Lagunya enak. Liriknya dahsyat -dan menjadi lagu kebangsaan saya sekarang, video klipnya juga seru. Asik!