Cantiknya Rectoverso
Posted by jemarihaqi on October 16, 2008
Sebenarnya sudah cukup lama saya menyelesaikan membaca maha karya terbaru dari Dewi Lestari ini. Sebuah karya bertajuk Rectoverso yang terbagi dalam 11 kisah pendek dan 11 lagu yang saling melengkapi, menjadikan keduanya sebagai kesatuan yang utuh.
Rectoverso memberikan sesuatu yang baru. Format baru. Gaya Dee yang sedikit lebih baru -tapi tetap nuansa Dee yang cerdas dan berisi terasa sekali. Kemasan yang baru. Dan segala hal baru lainnya yang pada akhirnya dapat kita kumpulkan menjadi sebuah satu kata singkat : cantik.
Ya. Rectoverso adalah sebuah paket cantik. Paket cantik yang menghibur, menyentuh hati dan memberikan sensasi yang menyenangkan. Mendengarkan fiksinya dan membaca musiknya merupakan sebuah pengalaman yang menakjubkan, rasanya seperti dibawa ke sebuah dunia lain yang indah, yang menawarkan pengalaman baru, lengkap dengan segala rasa yang campur aduk menjadi satu. Terharu, itu pasti. Tersentuh, tidak perlu ditanya lagi. Tersenyum, ya.
Fiksi dan musiknya saling melengkapi, mereka memang bisa berdiri sendiri tapi akan lebih baik kalau kita satukan keduanya, membiarkan diri kita, hati kita disentuh oleh mereka dengan cara yang membuat kita betah berlama-lama, tidak mau beranjak dan ingin terus merasakannya sampai habis.
Bagi saya Rectoverso merupakan sebuah perjalanan yang cantik. Dari awal kita disuguhi tampilan yang cantik, bukunya menawarkan gambar-gambar pendukung serta ilustrasi yang memanjakan mata, sementara musiknya memberikan kita lirik-lirik hebat dan iringan musik yang seolah memberi efek terapi : menenangkan hati dan jiwa. Maka itu, bagi saya Rectoverso adalah sebuah perjalanan yang cantik, perjalanan yang memberi saya sebuah pengalaman indah yang sangat menyenangkan, dan saya sangat menikmati itu.
Pada intinya Dee berhasil. Ia berhasil dengan misinya untuk menyentuh hati siapa saja dengan paket cantiknya yang dinamai Rectoverso. Dan pada akhirnya pula Dee kembali berhasil menunjukkan bahwa dirinya adalah sebuah penulis cerdas dengan karya-karya yang bisa meracuni siapa saja yang menikmatinya. Salut

